Trenggalek Jelita (Cangkrug-ane CahNdeso): Artikel "Menjadi Blogger Yang Bahagia" Menukik di Peringkat Tiga-tiga - Biografi Tokoh Nobel - Tokoh Indonesia - Lowongan Kerja, lowongan CPNS - Info Beasiswa - Dukung Palestina - Anti Zionist
Untuk Sukses, Persiapkan Diri Anda Sebaik-baiknya:

Please Read This For Peace
(Mohon Baca Ini, Demi Persahabatan)
Disclaimer
I don't and never claim ownership or rights over images published on my blog unless specified. All images are copyright of their respected creators. If any images that appear on my blog are in violation of copyright law, please contact me on my Chat Box/Guest Book or via my e-mail (maksumhamid [at] trenggalekjelita [dot] web [dot] id) and I will remove the offending pics as soon as possible.
Thank You So Much All Guests and Blogger Friends
I greatly appreciate your kindness to visit my blog and, in return, I promise I will pay my own visit to your blogs or your sites as soon as possible.; Insyaallah, through this sort of social amiability and solidarity, we could find out a great deal of thing which will be useful for advancing our human values. For the sake of friendship and togetherness, please leave a sign of your presence on my Chat Box/Guest Book or on comment, so that I can know it precisely and instantly.

Yours sincerely and best regard.
[CahNdeso]

Senin, 04 Oktober 2010

Artikel "Menjadi Blogger Yang Bahagia" Menukik di Peringkat Tiga-tiga

21 Komentar
Pertama kali mengikuti kontes : Menjadi Blogger Yang Bahagia, artikel yang kudaftarkan pernah menduduki peringkat 12 di search engine Om Google. Berdebar juga hatiku... tapi sungguh ! Aku tidak berani berharap, bahkan belum pernah memimpikan untuk masuk nominasi dalam kontes inisiatif Mas Doyok dengan sponsor pakar design Blog dan saudagar Kaos Couple Murah. Mengapa demikian? Sebab, aku sadar, sebagai newbie dalam dunia blogging, banyak kendala dan kekurangan yang menyelimuti kemahfumanku. 

Beberapa minggu kemudian, dari 12 naik ke 17, dari  17 naik ke 21; hingga akhirnya dua minggu terakhir pernah menduduki peringkat 27 dalam 3 hari berturut-turut. Selanjutnya, kontenku berjudul : Hayo Ikutan Kontes Menjadi Blogger Yang Bahagia, sejak kemarin terpuruk pada anak tangga 33. Wah...kok seperti hitungan tasbih : biasanya kan orang habis sholat ada yang  berdzikir pakai tasbih membaca Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar masing-masing 33 kali. Hmmm...kalau dijumlah menjadi 99; klop sudah dengan asma'ul khusnah yang ada 99...! Iya, kan?

Kembali pada kontes Menjadi Blogger Yang Bahagia. Artikelku itu sama sekali tidak menyentuh tentang bagaimana kita mengotimasikan SEO blog. Sebab, aku sadar, membicarakan hal tersebut justru akan membuat para pembacanya mengira aku sok pinter sehingga keblinger. Awalnya aku sama sekali buta dengan istilah-istilah blogging. Baru setelah Mas Doyok memproklamirkan kontes menjadi blogger yang bahagia, aku mulai tanya sana-sini, mengkais-kais ilmu dari blog para Master SEO dan Website. 

Walaupun dalam postingan yang kudaftarkan kontes menjadi blogger yang bahagia itu tidak nampak adanya bagaimana strategi mengakselerasikan rating blog, sebenarnya ada sesuatu yang selayaknya dimiliki oleh para blogger pemula. Dalam artikelku aku menyinggung bagaimana awalnya aku masuk dunia blogger. Pertama, aku punya idealisme, kedua aku berniat mengabdikan dinamika aktivitasku untuk diriku-keluargaku-sanak saudaraku, untuk lingkunganku, tidak terlalu muluk, kan?! Ketiga, aku mencoba mengikuti petuah-petuah yang ditanamkan oleh si-Mbok dan Bapak, yakni lakukan sesuatu bukan karena berharap imbalan dari makhluq. Tanamlah padi, maka rumput akan ikut tumbuh, jangan tanam rumput, sebab padi tak mungkin tumbuh mengikuti sang rumput. (Barangkali, bahasaku kebanyakan pakai diplomasi anak desa, aku minta maaf pada semua rekan dan sahabat yang baca postingan ini).

Dengan tiga hal inilah, aku menelusuri kehidupan dunia maya, memanfaatkan hobby dan pengetahuanku untuk menjalani fitrahku sebagai khalifah di rumahku sendiri - di desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Propinsi Jawa Timur, Indonesia Raya. Sambil menyelam di kolam susu, kureguk kesegaran dan kelezatan dari susu itu. Waduh, semoga para sohib lupa, bahwa kalau menyelam itu kan semua anggota tubuh kita masuk ke kolam...moshok seh terus di minum? Dan saya percaya, tapi tidak yakin, para sohib mesti lupa! Pooolll banget, yang diingat hanyalah bahwa menjadi blogger yang bahagia itu senantiasa akan melupakan hal-hal yang melelahkan, tidak ingat susah payah dan sakitnya. Begitulah, aku, CahNdeso, yang sampai hari ini sudah merasakan menjadi blogger yang bahagia.  Padahal, sampai hari ini sejak 9 Desember 2008 (pertama launching Trenggalek Jelita) belum sepeser pun hobby blogging ini menghasilkan duwit! 
Biarlah, artikel menjadi blogger yang bahagia yang kudaftarkan pada Mas Doyok, melorot tajam, yang penting isteriku tetapi setia mendampingi, dan melayaniku serta memberiku semangat untuk menikmati kehidupan dunia maya, mengarungi kegemerlapan browsing mencari-cari peluang  menjadi blogger yang bahagia, kendati tanpa mahkota kemenangan. Meskipun dua jam yang lalu postinganku menjadi blogger yang bahagia terhempas di peringkat 35 atau bahkan menghilang dari kepekaan bathin Paklek Google;! (Kutulis untuk isteriku tercinta, Karmiyati; dengan pesan khusus/istimewa dan Lillah: thanks for beside me forever, with your smiles and love. I can live as blogger yang bahagia if you are always inside my soul! Insyaallah, I love you forever, Manisku!).

Artikel terkait:


Niadesain.com
Related Posts with Thumbnails

21Komentar:

Poskan Komentar

"Bila Anda berkenan, dengan segala kerendahan hati, penuh rasa hormat saya mohon, sudilah menuliskan komentar di sini; Bagi Anda yang berniat Copas konten blog, saya persilahkan, dan tolong link balik diikutkan. Terima kasih, Love and Peace".

 
Foto Saya
Trenggalek, Jawa Timur, Indonesia
Seorang anak desa, tinggal di desa, hidup di desa, dan -InsyaAllah- dikuburkan di desa, lahir bulan Agustus, di Jawa Timur, Indonesia.
hostgator coupons

Back To Top